Tuesday, July 25, 2017

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesuburan Seorang Perempuan

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesuburan Seorang Perempuan

Faktor-faktor yang mempengaruhi kesuburan seorang perempuan harus menjadi pertimbangan ketika mempersiapkan kehamilan. Kesuburan perempuan sangat erat kaitannya dengan usia. Pada usia 8 hingga 30 tahun, perempuan memiliki tingkat kesuburan paling tinggi. Tingkat kesuburan seorang perempuan akan menurun secara bertahap sesuai pertambahan usianya, yaitu 5% hingga 10% pada usia 30 hingga 35 tahun, dan menurun kurang lebih 30% pada perempuan yang telah berada di atas 35 tahun, dan ketika perempuan mencapai usai 40 tahun, kesuburan wanita turun hingga 50%. Penurunan tersebut dikarena menurunnya kemampuan sel telur untuk dibuahi karena pertambahan usia biasanya disertai dengan penurunan fungsi fisiologis perempuan

Ada banyak faktor yang mempengaruhi kesuburan seorang perempuan, diantaranya disfungsi hormon, gangguan pada ovarium, dan pengaruh penyakit metabolisme. Kehamilan terjadi ketika ada pertemuan antara sel telur dengan sperma. Ada banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan terjadinya kehamilan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesuburan seorang pria, dalam hal ini juga jumlah dan kualitas spermatozoa juga harus menjadi perhatian selain kondisi kesehatan wanitanya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kesuburan perempuan selain faktor gangguan penyakit seperti infeksi atau penyakit, diantaranya adalah makanan, merokok, minum alcohol, usia, dan tingkat stres. Mengabaikan salah satu faktor tersebut bisa menyulitkan proses mendapatkan keturunan. Pernah mengisap rokok, walaupun sesekali saja bisa menurunkan kesuburan seorang perempuan. Racun yang terkandung dalam rokok dapat menyebabkan perubahan genetic pada sel telur ibu, sehingga peluang terjadi pembuahan kecil. Bahkan wanita hamil yang merokok selama kehamilan lebih berpeluang mengalami keguguran.

Selain merokok, kondisi stres dapat pula mempengaruhi kesuburan perempuan karena kondisi ini menyebabkan produksi hormone dan pengiriman sinyal tubuh dalam siklus menstruasi wanita akan menjadi kacau. Sering kali dijumpai siklus haid yang tidak teratur pada wanita dengan tingkat stress tinggi. Membiasakan relaksasi tubuh secara terjadwal merupajan salah satu cara menertibkan siklus menstruasi dan meningkatkan kesuburan.

Jenis makanan juga menjadi salah satu faktor-faktor yang mempengaruhi kesuburan seorang perempuan. Konsumsi bahan makanan tertentu yang rentan terhadap pencemaran merkuri seperti ikan hiu, pedang, kerang, dan beberapa jenis seafood merupakan salah satu penyebab gangguan kesuburan. Konsumsi makanan berprotein tinggi lainnya seperti daging, ikan laut dalam seperti salmon dan tuna, serta tahu maupun tempe dan kacang-kacangan disarankan untuk meningkatkan kesehatan wanita, sehingga juga akan meningkatkan kesuburan. Mendeteksi riwayat kesehatan keluarga, seperti adanya riwayat mandul juga perlu diperhatikan.

0 komentar:

Post a Comment