Prinsip Pemberian Makan pada Balita


Prinsip Pemberian Makan pada Balita - Salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh para orangtua terkait masalah anak adalah ketika si anak susah makan. Kesulitan makan merupakan permasalahan yang sering terjadi pada anak-anak, tidak hanya di usia bayi, namun terutama di usia balita atau anak dibawah lima tahun. Sebenarnya, kesulitan makan tidak perlu terjadi apabila orang tua memiliki pemahaman tentang prinsip pemberian makan pada balita. Pengenalan terhadap berbagai jenis makanan sebaiknya dimulai sejak usia 6 bulan. Dengan demikian, pengenalan makanan pada balita akan menjadi lebih mudah. Ada enam prinsip yang harus dipahami oleh orang tua atau pengasuh dalam mengajarkan kebiasaan makan yang benar kepada anak.

Prinsip Pemberian Makan pada Balita

Prinsip yang pertama adalah bagaimana caranya memfasilitasi anak mengatur rasa laparnya. Hal ini dilakukan dengan membuat dan merencanakan jadwal makan yang teratur untuk anak. Usahakan memberikan makanan pada anak setiap 3-4 jam sekali, dan jangan berikan makanan atau camilan diluar jadwal makan anak.

Prinsip pemberian makan pada balita yang kedua adalah memfasilitasi anak menyadari rasa kenyang. Berikan makanan kepada anak dengan porsi yang kecil, namun perbolehkan anak untuk menambah makananya setelah makanan di piringnya habis. Selain itu, ajarkan anak untuk makan bersama keluarga, dan jangan perbolehkan anak meninggalkan meja makan sebelum seluruh keluarga merasa kenyang.

Prinsip yang ketiga adalah mengajarkan anak membedakan antara perasaan lapar dan emosi. Jangan pernah menggunakan makanan sebagai hadiah untuk anak. Hal tersebut akan mendorong anak menggunakan makanan untuk mengungkapkan emosinya, seperti misalnya mogok makan apabila keinginannya tidak dipenuhi.

Prinsip yang keempat adalah membatasi waktu makan anak. Berikan waktu makan kepada anak selama 20-30 menit. Setelah 20-30 menit, angkat makanan anak, tidak peduli apakah makanannya habis atau tidak.

Kelima, puji anak apabila ia makan sendiri atau tidak disuapi. Namun jangan pernah memberikan komentar apapun mengenai porsi makan anak, karena porsi makan setiap anak berbeda-beda sesuai kebutuhan tubuhnya.

Prinsip pemberian makan pada balita yang terakhir adalah jangan biarkan ada gangguan pada waktu makan, seperti TV, mainan, dan lain-lain. Gangguan-gangguan ini akan menyulitkan anak untuk mengenali respon lapar dan kenyang pada tubuhnya. Berikan waktu khusus di luar jam makan untuk bermain atau menonton TV.

Mudah-mudahan bermanfaat bagi anda dan si BALITA.

Prinsip Pemberian Makan pada Balita